Lelah Yang Candu

Lelah Yang Candu

k kumpul (tikum) di perkebunan Santosa, Pangalengan.

 
Ya ada 1 titik kumpul lagi di Curug Sang Hyang Taraje garut, tapi saya memilih tikum Santosa karena lebih dekat dari rumah, ketimbang harus menuju Garut terlebih dahulu. Saya melalui jalur Batujajar - Soreang - Banjaran - Panglengan, rute yang cenderung tidak terlalu padat lalu lintas. Saya tiba di Santosa sekitar pukul 10.30, saya parkir lalu menyapa beberapa sahabat yang sudah datang lebih dahulu, di depan warung terlihat Adhi, Pakde B. C. Andriyono dan Juragan Naufal sedang asik mengobrol, saya langsung duduk dan ikut mengobrol. Tak lama mengobrol Naufal pamit karena ada acara sendiri di daerah Gambung, tak lama Pakde BCA pun pamit untuk jalan duluan karena setelah sampai di lokasi beliau akan langsung melanjutkan perjalanan ke destinasi lain. Sedangkan saya dan Adhi masih duduk santai, kami sepakat untuk menunggu
Mang Dedi sembari berharap hujan reda. Ya hari itu hujan terus turun berhenti hujan lagi semaunya sendiri.
Sekitar pukul 13.20 mang Dedi datang kami pun mulai bergegas untuk berangkat kami menjadi rombongan terakhir yang berangkat via Santosa.
 
Di awal perjalanan kami masih dibahagiakan dengan jalur yang kombinasi aspal pedesaan, dan beton, namun kebahagiaan tidak berlangsung lama. Jalanan mulai berubah dari aspal, me

mas bonar

Redaksi: mas bonar

Email : rednusantaride@gmail.com


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook